Pangdam XII/Tanjungpura Gelar Silaturahmi Akhir Tahun Bersama Media, Singgung Penanganan Isu Keamanan di Ketapang

Pangdam XII/Tanjungpura Gelar Silaturahmi Akhir Tahun Bersama Media, Singgung Penanganan Isu Keamanan di KetapangSatukalbar.Com Pontianak Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, menggelar acara silaturahmi akhir tahun yang dirangkai dengan makan siang bersama awak media serta jajaran Kodam XII/Tanjungpura. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran media dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.Rabu,(17/12/25)

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan perkembangan penanganan sejumlah isu keamanan yang menjadi perhatian publik. Ia menjelaskan bahwa penanganan kasus tersebut melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk Imigrasi dan Kepolisian.

Menurut Pangdam, jajaran Imigrasi, baik dari Kantor Imigrasi Pontianak maupun dari pusat, saat ini tengah melakukan pemeriksaan keimigrasian di wilayah Ketapang.

“Imigrasi melakukan pemeriksaan terkait keberadaan dan aktivitas warga negara asing, untuk memastikan tujuan serta kelengkapan administrasi mereka. Sementara itu, kepolisian fokus pada pemeriksaan dugaan tindakan anarkis, termasuk penyerangan dan perusakan,” ujar Mayjen TNI Jamallulael.

Ia menegaskan bahwa peran TNI dalam penanganan tersebut bersifat mendampingi dan membantu pengamanan selama proses pemeriksaan berlangsung. Adapun pemeriksaan substansi sepenuhnya menjadi kewenangan instansi terkait.

“Kodam sifatnya hanya mendampingi. Ada beberapa personel yang kami tugaskan ke lokasi untuk membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan. Untuk pemeriksaan keimigrasian sepenuhnya menjadi kewenangan Imigrasi, sedangkan penanganan kasus penyerangan dan tindak kriminal ditangani oleh Polda Kalimantan Barat,” jelasnya.

Terkait hasil pemeriksaan, Pangdam meminta semua pihak untuk bersabar dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga menegaskan bahwa penanganan terhadap warga negara asing yang terlibat telah diambil alih oleh pihak Mabes TNI untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.**/

Ramsyah/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *