Gubernur Kalbar Ria Norsan Memberi Dukungan Penuh Sepakat Pengelolaan Rumah Radakng.

Gubernur Kalbar Ria Norsan Memberi Dukungan Penuh Sepakat Pengelolaan Rumah Radakng.

Satukalbar.Com Pontianak Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan solidaritas serta keharmonisan sebagai pilar pembangunan daerah.

Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Dewan Adat Dayak Provinsi Kalbar Tahun 2025 baru baru ini

“Kita harus bersatu membangun Kalimantan Barat,” kata Gubernur Ria Norsan.

Ia menegaskan, kolaborasi erat dengan Dewan Adat Dayak merupakan kunci menjaga keharmonisan demi kemajuan bersama.

Dua Isu Prioritas
Dalam pertemuan itu, Gubernur Ria Norsan menyatakan komitmen kuat menangani dua usulan utama dari Ketua Dewan Adat Dayak.

Pertama, mengenai kebutuhan anggaran operasional untuk mendukung kinerja lembaga adat.

Kedua, tentang pembangunan serta pengelolaan Rumah Radakng, identitas budaya masyarakat Dayak Kalbar.

Komitmen Pengelolaan Adat

Gubernur Ria Norsan memberikan dukungan penuh. Ia sepakat pengelolaan Rumah Radakng seharusnya berada di bawah Dewan Adat Dayak.

“Rumah Radakng memang pantas dikelola DAD,” tegas Gubernur Ria Norsan.

Gubernur Ria Norsan berjanji segera menindaklanjuti komitmen ini dengan penyusunan regulasi pendukung.

Langkah ini juga diharapkan memberi kepastian hukum serta keberlangsungan pelestarian budaya di Kalimantan Barat.

Wujudkan Sinergi Nyata

Dukungan ini bukan sekadar wacana. Gubernur Ria Norsan menekankan pentingnya sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan lembaga adat.

Kolaborasi ini dianggap vital untuk menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus memacu pembangunan di Kalimantan Barat.

Komitmen Gubernur Ria Norsan mendapat sambutan positif dari para peserta rapat.
Hal ini dinilai sebagai angin segar bagi penguatan peran adat dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan di Kalimantan Barat.

Dengan langkah strategis ini, hubungan pemerintah dengan masyarakat adat diharapkan semakin solid.

Dukungan terhadap Dewan Adat Dayak menjadi bukti keseriusan kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dalam menghargai kearifan lokal.

Pembangunan Rumah Radakng yang dikelola mandiri oleh lembaga adat akan menjadi simbol kebanggaan serta kekuatan budaya Kalimantan Barat.

Sinergi ini diyakini mampu menciptakan fondasi kokoh untuk kemajuan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.**

Ramsyah/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *