Satukalbar.Com
PONTIANAK – Balai Pengelola Transportasi Darat (BP2TD) Kelas II Kalimantan Barat mengusulkan anggaran sebesar Rp8.325.375.000 untuk penyelesaian pembangunan dua pelabuhan sungai dan penyeberangan di Kalimantan Barat pada Tahun Anggaran 2027.
Usulan tersebut mencakup penyelesaian pembangunan lanjutan Pelabuhan Rasau Jaya dan Pelabuhan Teluk Batang, yang dinilai penting untuk mendukung kelancaran konektivitas transportasi sungai dan penyeberangan di wilayah Kalimantan Barat.dalam keterangan pers diterima media ini ,Senin,(24/8/2026)
Untuk Pelabuhan Rasau Jaya, BP2TD Kalbar mengusulkan anggaran sebesar Rp5.325.375.000. Pembangunan lanjutan tahap IV tersebut sebelumnya telah masuk dalam petunjuk operasional kegiatan Tahun Anggaran 2025, namun belum dapat dilaksanakan.
Sementara itu, untuk Pelabuhan Teluk Batang diusulkan anggaran sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut diarahkan untuk penanganan fasilitas plengsengan yang dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis, terutama agar aktivitas sandar kapal serta bongkar muat kendaraan dapat berlangsung lebih aman dan optimal.
BP2TD Kalbar turut melengkapi usulan tersebut dengan sejumlah dokumen pendukung, di antaranya berita acara uji coba sandar, lepas dan gerak kapal di Pelabuhan Rasau Jaya, Kerangka Acuan Kerja (KAK), review design, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk kedua pelabuhan.
Minta Dukungan Percepatan
Kepala BP2TD Kelas II Kalimantan Barat, Ketut Suhartana, S.Si.T., M.T., mengatakan pihaknya terus mendorong agar usulan penyelesaian kedua pelabuhan tersebut dapat direalisasikan.
Menurutnya, dukungan dari Anggota Komisi V DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadrie diharapkan dapat membantu mempercepat proses realisasi anggaran untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat tersebut.
«“Kami sudah bersurat dan meminta dukungan Bapak Syarief Abdullah Alkadrie dari Komisi V DPR RI untuk percepatannya. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan tersebut, penyelesaian pembangunan ini bisa segera terealisasi,” ujar Ketut.»
Ia berharap kondisi pembangunan dan perekonomian nasional semakin membaik sehingga berbagai kebutuhan infrastruktur transportasi di daerah dapat terus ditingkatkan.
“Semoga kondisi negara ini segera membaik. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” tambahnya.
Penyelesaian Pelabuhan Rasau Jaya dan Pelabuhan Teluk Batang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardaerah, meningkatkan pelayanan transportasi sungai dan penyeberangan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pengguna jasa transportasi di Kalimantan Barat.
Dengan dukungan berbagai pihak, kedua fasilitas transportasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya.**/
(Ramsyah)





